Popular Posts
-
Yang ...harapan tetap ada Kelak engkau datang lagi Sebagaimana Engkau adanya Karena Engkau yang paling diminati Salah tidak untuk dicari ...
-
Tidak menarik sore itu Dibubuhkan sebuah nama Yang mengarti pada kegagalan Apalagi kegagalan total perburuan Total ditempuh dengan menge...
-
Butuh pengalaman Melihat seperti rasa itu Mencari bentuk yang kelihatan Menggali bahkan yang tidak terjangkau tangan Menemukan yang tidak ...
-
Menjadi siapa ... Atau Untuk siapa.... Dalam sendiri wajah itu Membiarkan dirinya larut Suasana itu bukan miliknya Mungkin juga bukan mi...
-
π«πͺπ¨π―π ia katakan dengan sedikit malu apa adanya yang ada apa yang sesungguhnya ia pahami sesekali ia menyela menyeruput tehnya lalu mel...
-
ia diam di sana berdiri di tempat itu tertegun tanpa berucap melihat tingginya pertanda bilangan atau pertanda yang menjulang sesekali ram...
-
menangani berbagai urusan kotor cerita setelah dipakai lebih sering daripada kebalikannya cerita sebelum dipakai walau tetap sama pada renta...
-
Rasanya ingin menemukan Jurus abrakadabra Saat menemukan data yang belum dapat tercerna logika ... Bila kenormalan sebuah grafik hanya g...
-
berandai lelah dan nyerah mencoba yang memasuki akal kelak atau sudah bagian pengalaman semua memandikan gairah sebagai sepadannya pasr...
-
Ada gerai sebelum ujung jalan Nampak berkemas usai petang Sejenak kami berbelok ke sana Mendapatkan beberapa kotak Sebagai tambahan teman...
Blogger templates
Blogroll
About
canda atau pilihan cara
Gingger tersembunyi
Begitu ia hidup dan tumbuh
Is tidak sekeras kayu
Layaknya umbi lain
Kira kira untuk membandingkan
Yang biasa di dalam tanah
Risau hati terobati
Usai menikmati pecampurannya
Dengan kuah manis lain
segar mengangatkan perut
Bubur dan nama lain sejenis
Apa pun mereka kasih nama
Asal bisa dikecap, dinikmati
Bikin kenyang dan mantab.
Ada istilah
Ada sebutan
Ada julukan juga
Dan semua itu menyebut
Ingin mengatakan sebuah nama
Pada engkau
Yang telah membuat
Enaknya rasa keseluruhan
Hingga seakan telah terperangkap
Pada utuh menyatunya
manis dan kekenyalan milikmu
Yang engkau sendiri
Tak pernah berpikir tentang itu
Menjadi sebuah sebutan sedemikaan
Lahap serumpun demi serumpun
Sambang menyambang dalam
Kerumun menganggukan nikmat cecapan
Dibawah terik tanpa peduli hingga malam tiba
Karena sudah berumur
Beliau dipilihkan
Menu yang empuk
Lembut juga lunak
Juga serat terbaik
Dibawa engkau ketempatnya
Agar lebih mengerti
Sangat sadar is telah berumur
Tak lagi perlu pula segala cara
Menamainya bagai mamalia pemanjat
Apa yang ia kisahkan
Samasekali tak mengatakan
Ia menyukai perang
Ia tidak pula hilang akal
Merindukan masa lalu
Kunyahan lembut pada apa
Yang disuguhkan
Tak lain rupa bagian1yang telah menghantar
Begitu panjang kenangannya....
ia katanya sempat
π«πͺπ¨π―π
ia katakan
dengan sedikit malu
apa adanya yang ada
apa yang sesungguhnya
ia pahami
sesekali ia menyela
menyeruput tehnya
lalu melanjutkan lagi
apa yang dituturkan itu
membuat banyak orang
jadi terhibur juga tertawa
berat jadi ringan
sela canda dan nyanyian
seperti mengalir begitu saja
jubal ayat bersahut lembut
dengan senandungnya
selayak
orang tampak tersirep
oleh penyihir lucu
tanpa mengerti bagaimana bisa
tanpa terasa panggung yang diberikan
baginya menguras tawa semua tanpa sisa....