Popular Posts
-
Menjadi siapa ... Atau Untuk siapa.... Dalam sendiri wajah itu Membiarkan dirinya larut Suasana itu bukan miliknya Mungkin juga bukan mi...
-
menangani berbagai urusan kotor cerita setelah dipakai lebih sering daripada kebalikannya cerita sebelum dipakai walau tetap sama pada renta...
-
Yang ...harapan tetap ada Kelak engkau datang lagi Sebagaimana Engkau adanya Karena Engkau yang paling diminati Salah tidak untuk dicari ...
-
Tidak menarik sore itu Dibubuhkan sebuah nama Yang mengarti pada kegagalan Apalagi kegagalan total perburuan Total ditempuh dengan menge...
-
Lagi Fresh: intan kali .... : ruam wajahmu ingin kunamai macam langit itu aneka semburat penghias hal tak penting andai bisa bunyi raba jau...
-
👫👪👨👯👭 ia katakan dengan sedikit malu apa adanya yang ada apa yang sesungguhnya ia pahami sesekali ia menyela menyeruput tehnya lalu mel...
-
Butuh pengalaman Melihat seperti rasa itu Mencari bentuk yang kelihatan Menggali bahkan yang tidak terjangkau tangan Menemukan yang tidak ...
-
Rasanya ingin menemukan Jurus abrakadabra Saat menemukan data yang belum dapat tercerna logika ... Bila kenormalan sebuah grafik hanya g...
-
keadaan bisa mengubah kita ia biasa membuat kita mundur ia pun menjadikan kita semakin berdaya kita butuh cara kita butuh tenaga kita b...
-
ia diam di sana berdiri di tempat itu tertegun tanpa berucap melihat tingginya pertanda bilangan atau pertanda yang menjulang sesekali ram...
Blogger templates
Blogroll
About
Selang beberapa menit, nada panggilan diarak gelombang menuju pranala miliknya sendiri
Belahan berharga jauh mendekatkan kisah cinta dan patriotik ke ketelinga kecil ... terdengar suara ajakan teman untuk rehat... menuju tempat bermainnya imaginasi bocah kecil
Kami seketika terangkat memasuki kesadaran, kereta berlagu itu menari hanya dengan satu dua koin yang dimasukkan, sebagai pemantik tanpa tombol bertulis harga yang harus dibayar bos pendamping dan nyonya besar ;
Akan jarak tempuh, luput dari keinginan pemilik dan pemakai menempatkan terpentingnya eja,
Diriku melihat...
Dirimu melihat...
Mereka pun tahu.
Tempuh kendaraan itu bukan pada sebuah tempat baru, wahana itu menarik ruang pemikiran dan membangun bentuk kenangan akan ia yang ditempatkan,
Yang masih sangat jauh, siapa yang akan membawa kita ke sana , kedewasaan telah menemukan ruang baginya,
Sejatinya semua telah tersedia diawal, selain kita punya tenaga, menyatukan tekat dan langkah yang cuma dibilang omong kosong,
Pada waktunya mereka yang tidak menyadari dirinya sebagai penghisap sumberdaya, dan pembangun narasi pelemah tiada lebih dari kenampakkannya juga serupa sapi ompong, tidak ada lagi... kawat-kawat bekel berlapis emas hingga berlian yang murni melekat pada gigi-gigi miliknya#😂
"Ini aja ...? Kasir memastikan sambil memegang sebungkus agar kepada pelanggan di depannya.
"Ya.. itu aja, yang tidak perlu dikunyah...? Pelanggan tua itu tertawa dan lalu menutup mulutnya. Disusul pula senyum dan ketawa kecil kasir manis dan pelanggan yang lain.
0 Comments:
Posting Komentar