Popular Posts
-
Yang ...harapan tetap ada Kelak engkau datang lagi Sebagaimana Engkau adanya Karena Engkau yang paling diminati Salah tidak untuk dicari ...
-
Tidak menarik sore itu Dibubuhkan sebuah nama Yang mengarti pada kegagalan Apalagi kegagalan total perburuan Total ditempuh dengan menge...
-
Butuh pengalaman Melihat seperti rasa itu Mencari bentuk yang kelihatan Menggali bahkan yang tidak terjangkau tangan Menemukan yang tidak ...
-
Menjadi siapa ... Atau Untuk siapa.... Dalam sendiri wajah itu Membiarkan dirinya larut Suasana itu bukan miliknya Mungkin juga bukan mi...
-
👫👪👨👯👠ia katakan dengan sedikit malu apa adanya yang ada apa yang sesungguhnya ia pahami sesekali ia menyela menyeruput tehnya lalu mel...
-
ia diam di sana berdiri di tempat itu tertegun tanpa berucap melihat tingginya pertanda bilangan atau pertanda yang menjulang sesekali ram...
-
menangani berbagai urusan kotor cerita setelah dipakai lebih sering daripada kebalikannya cerita sebelum dipakai walau tetap sama pada renta...
-
Gerakannya selembut aliran angin Sore itu .... Bila dipandangi air sekitar Dan juga yang dulalui Enggan mereka beriak.... Hingga lompatan...
-
Rasanya ingin menemukan Jurus abrakadabra Saat menemukan data yang belum dapat tercerna logika ... Bila kenormalan sebuah grafik hanya g...
-
Aku manusia biasa Jangan sembarangan jika engkau akan menceburkan kedalam samudra luas.... Dengan kedalaman dan ombak dasyat Aku bukan manu...
Blogger templates
Blogroll
About
Ada istimewanya
Istimewa karena asin
Istimewa karena manis
Juga sedap penambah lainya
Aslinya bahan bukanlah sisa belaka
Ramuan yang bukan rahasia mengandung
Asam menyatu dengan semua yang berada
Ijinkan kenangan itu
Kusenandungkan baginya
Tiada lain demi kecintaan yang ada ......
Sangkamu menepati harapan
Menjadi perihal mendesak
Kepulangan dengan perjalanan
Menjadi terasa berbeda
Injakan mengeras perlahan
Tekanan melembut pada pedal
Mengisah suar semakin dalam
Angin pun melaparkan lagunya
Hingga injakan pedal malam
Memanjangkan dengung terindah
Tidak saat silau mentari
Membawa injakan itu
Menyegerakan henti langkah
Dan membuat diri terperangah...
Baru tersadar
Itu pedal yang hanya sama
Letaknya untuk ada di sana....
Setengah jam
Bisa tidak terasa sebentar ...
Sambil melihat angsa -angsa
Menari riang memuji
beningnya air permukaan
Juga mencicipi rumput-rumput
Yang ada didekatnya ....
Telah mengusir kesepian
Tempat menjadi terasa hangat...
.
Debut para kuli lensa
Membela bara ambisi
Demi sebuah nama kreasi
Juga sedikit gengsi...
Rela ikutan dalam antri
Jajanan yang kini jadi gunjingan
Melebihi terkenalnya mama jalan
Jepret sini dan jepret sana
Take sebelum dapat giliran
Hingga dekat dengan pujaan
Ini memang menarik masa
Entah di lidah atau mata
Yang telah tergoda
Tiada henti -hentinya sapa
Buat meminta atau menggoda
Bidikan kiri bidikan kanan
Mencari mana letak senyuman
Kadang lupa ama pesanan....
:::: ada yang dihadapkan
Mengeja tentang anggapan
Juga tentang kenyataan
Maafkan jika demikian
Pernah menganggap keadaan
Tidak selalu dimengerti
Bagaimana perasaan terdalammu
Saat harus berjauhan
Kini semakin kuyakini
Tak selalu cara pandangku benar
Tak ada lain dari kata maaf jika begitu
Kelak pasti ada ruang kebahagiaan lain
Yang masih dapat kita perjuangkan