Popular Posts
-
Yang ...harapan tetap ada Kelak engkau datang lagi Sebagaimana Engkau adanya Karena Engkau yang paling diminati Salah tidak untuk dicari ...
-
Tidak menarik sore itu Dibubuhkan sebuah nama Yang mengarti pada kegagalan Apalagi kegagalan total perburuan Total ditempuh dengan menge...
-
Butuh pengalaman Melihat seperti rasa itu Mencari bentuk yang kelihatan Menggali bahkan yang tidak terjangkau tangan Menemukan yang tidak ...
-
Menjadi siapa ... Atau Untuk siapa.... Dalam sendiri wajah itu Membiarkan dirinya larut Suasana itu bukan miliknya Mungkin juga bukan mi...
-
👫👪👨👯👠ia katakan dengan sedikit malu apa adanya yang ada apa yang sesungguhnya ia pahami sesekali ia menyela menyeruput tehnya lalu mel...
-
ia diam di sana berdiri di tempat itu tertegun tanpa berucap melihat tingginya pertanda bilangan atau pertanda yang menjulang sesekali ram...
-
menangani berbagai urusan kotor cerita setelah dipakai lebih sering daripada kebalikannya cerita sebelum dipakai walau tetap sama pada renta...
-
Gerakannya selembut aliran angin Sore itu .... Bila dipandangi air sekitar Dan juga yang dulalui Enggan mereka beriak.... Hingga lompatan...
-
Rasanya ingin menemukan Jurus abrakadabra Saat menemukan data yang belum dapat tercerna logika ... Bila kenormalan sebuah grafik hanya g...
-
Aku manusia biasa Jangan sembarangan jika engkau akan menceburkan kedalam samudra luas.... Dengan kedalaman dan ombak dasyat Aku bukan manu...
Blogger templates
Blogroll
About
Siapa
Siapa yang bohong....?
Tersemat kalimat itu ingin bicara
Tentang sebuah keraguan
Juga terbersit ketidakpercayaan...
Mengapa??? Ada apa??
Dulu...
Saat engkau menyuapi puding itu..
Bukankah engkau yang berapi-api
Cerita kalau kita bisa menyatu
seperti mikrofon itu ...
"aku jadi kabel , kamu miknya
kamu mik, aku kabelnya.... tidak terpisahkan!"
"uuuhhh what a sweet...!" mengapa sekarang?
Apakah cintamu telah menjadi wireless?
Terjalinnya hubungan ini
memberi banyak arti dan kenangan
inginya ada harapan yang tetap
kita jaga bersama.... masih kan ??
ia diam di sana
berdiri di tempat itu
tertegun tanpa berucap
melihat tingginya pertanda
bilangan atau pertanda yang menjulang
sesekali rambut kepalanya disibak
kepalanya digaruk-garuk
biar itu bukan karena gatal
adalah kemasan pembungkus menghias
sewarna bawahan ketat yang dikenakan
senandungnya terkadang didengar
entah apa yang dinyanyikan
namun matanya tetap saja
selaksa enggan berkedip
kerut keningnya meracik eja
pada lingkar kata tebal tipis
yang dibuat agar memudah cara
biar semua hanya di duganya sendiri
hingga ia tersenyum mengangguk.. oh itu....
Tidak kusadari
Jika mengharapkan engkau
Yang pernah memberikan mimpi
Juga bunga-bunga harapan
Mendapat ujung yang berbeda
Kesempatan bisa datang
Bukan hanya sekali
Cari yang nggak laku
Siapa pula yang mau
Pilih yang murah
Seringkan kamu dibikin
Semakin bertambah gerah....
Gimana yang adem
Emang kamu orang bakalan betah
Kalo tempat itu bisa kasih makanan
Ini cukup lumayan jauhnya guys
Harus rela jalan lumayan panjang
Baru mulai kelihatan aslinya tempat
Belahan belahan bumi
Yang seperti masih selalu
Menyembunyikan sisi keindahan
Dengan bertabur macam kelezatan...
Melihat seperti rasa itu
Mencari bentuk yang kelihatan
Menggali bahkan yang tidak terjangkau tangan
Menemukan yang tidak mungkin terlihat lagi
Kelezatan itu berada sangat dekat
Tersimpan dan tidak bisa ditunjukkan
Di dalam sebuah bentuk yang terpisah-pisah
Berada untuk penghuni yang menyatu
Istimewa menjadi yang disebut sebuah santapan...
Buat pesta atau keseharian semau lidah menyentuh.......